Kamis, 06 November 2025

Kapolri Singgung Wujudkan Generasi Emas Usai Tinjau SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar


 

JATENG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau SMP Kemala Bhayangkari di Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng). Hal sebagaimana mengawal dan mendukung visi dari Presiden Prabowo Subianto. 


"Adanya SMP Kemala Bhayangkari ini untuk mewujudkan generasi emas sesuai visi Presiden Prabowo Subianto," kata Sigit, Jumat (7/11/2025).


Dalam kunjungannya, Sigit melakukan peninjauan aktivitas belajar di ruang kelas SMP Kemala Bhayangkari serta menyaksikan para murid menerima program MBG.


Pada kesempatan ini, dilakukan juga penyerahan paket alat tulis kepada para siswa berisi buku gambar, buku tilis, penggaris, bolpoint, pensil, penghapus, dan stabilo.


SMP Kemala Bhayangkari ini juga sudah mendapat surat rekomendari dari Dinas Pendidikan Kebudayaan tentang sekolah layak untuk kegiatan belajar mengajar di gedung baru tahun ajaran 2025/2026. Program unggulan sekolah ini yakni penguatan karakter kebhayangkaraan, peningkatan kualitas tenaga pendidik dan murid.


Total ada 5 tenaga kependidikan dan 11 tenaga pendidik di SMP Kemala Bhayangkari ini. Tiap kelas nantinya terdiri dari 32 siswa. SMP Kemala Bhayangkari ini juga sudah mendapat berbagai sertifikat yakni Sertifikat Penghargaan Sekolah Sehat Stratifikasi Standar, Sertifikat Laik Operasi Instalasi Kelistrikan. 


Sertifikat Sekolah Ramah Anak, Sertifikat Sekolah Unggul, Sertifikat Adiwiyata Teks, Sertifikat Nomor Pokok Perpustakaan, Sertifikat Pengelolaan UKS, Sertifikat Gerakan Pramuka, Sertifikat Kelayakan Air Tanah oleh PDAM, Sertifikat telah dilakukannya Sosialisasi dan Simulasi Bencana dari BPBD, Sertifikat Penghargaan Prestasi Siswa.


Sigit hadir didampingi Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Juliati Sigit Prabowo.

*SPPG Polres Madiun Sajikan Menu Nasi Pecel Bergizi untuk Pelajar di Sekolah*



MADIUN – Nasi pecel, kuliner khas Kabupaten Madiun Jawa Timur yang dikenal dengan cita rasa sederhana namun menggugah selera, kini menjadi menu unggulan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun Polda Jatim.


Hidangan tradisional ini disajikan sebagai menu variasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polres Madiun Polda Jatim untuk mendukung kebutuhan gizi para pelajar penerima manfaat.


Kepala SPPG Polres Madiun, Yuniar Arinda Putri Aji mengungkapkan bahwa pemilihan nasi pecel bukan hanya karena popularitasnya sebagai makanan khas Madiun, tetapi juga karena kandungan nutrisinya yang dianggap sesuai untuk menunjang stamina pelajar. 


“Nasi pecel memiliki nilai gizi yang seimbang dan mudah diterima semua kalangan. Ini sekaligus menjadi bentuk pelestarian budaya lokal yang ingin kami tonjolkan,” ujarnya, Rabu (5/11/2025)


Kandungan Gizi yang terdapat dalam nasi pecel meliputi nasi putih yang mengandung karbohidrat sebagai sumber energi tubuh, sayuran rebus yang mengandung serat, vitamin A, C, K, folat, zat besi dan antioksidan, sambel kacang mengandung protein nabati, lemak sehat, vitamin B kompleks, dan magnesium serta telur, temped an tahu yang tinggi akan protein nabati, kalsium dan zat besi.


Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyambut baik adanya kreatifitas dari dapur SPPG Polres Madiun Polda Jatim dengan menjadikan nasi pecel sebagai menu unggulan MBG.


“Sangat bagus sekali dengan menjadikan nasi pecel sebagai salah satu variasi menu di SPPG Polres Madiun, pastinya selain kaya akan Gizi dengan adanya variasi menu menjadikan siswa tidak bosan dengan menu MBG yang setiap hari di sajikan dari SPPG Polres Madiun”, ujar AKBP Kemas.


Melalui penguatan kuliner lokal ini, SPPG Polres Madiun Polda Jatim berharap dapat terus mengangkat budaya daerah sekaligus mendukung program MBG yang dicanangkan oleh pemerintah. (*)

*Tim Dokkes Lakukan Uji Food Safety di SPPG Polres Magetan 2 Poncol*


 

MAGETAN - Polres Magetan Polda Jatim melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) melaksanakan pengecekan kesiapan pelayanan SPPG Polres Magetan 2 Yayasan Kemala Bhayangkari Magetan yang berlokasi di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. 


Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Magetan Polda Jatim dalam memastikan makanan yang disajikan kepada anak-anak penerima manfaat benar-benar layak konsumsi dan bergizi.


Dalam kegiatan food safety tersebut, tim Dokkes Polres Magetan Polda Jatim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap bahan maupun makanan yang diolah di SPPG Polres Magetan 2 Yayasan Kemala Bhayangkari.


"Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Dokkes secara menyeluruh mulai dari standar operasional proses pengolahan makanan, penanganan bahan mentah, hingga hasil masakan siap saji," kata Kasi Humas Polres Magetan Ipda Indra S, Rabu (5/11).


Tim juga melakukan uji organoleptis dan chemis terhadap beberapa jenis makanan dan buah yang disajikan.


Adapun menu yang diperiksa antara lain nasi kuning, rendang daging sapi, kering tempe, urap sayur kubis, wortel, tauge, dan daun bayam, sambal krawu (kelapa), serta buah pisang. 


Berdasarkan hasil pemeriksaan organoleptis, seluruh makanan memiliki bentuk, warna, bau, dan rasa yang normal. 


Sedangkan hasil pemeriksaan chemis menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan arsenik, sianida, dan formalin.


“Tim Dokkes memastikan seluruh bahan makanan yang digunakan memenuhi standar kebersihan dan kesehatan sehingga aman dikonsumsi anak-anak penerima manfaat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Ipda Indra S. berharap kegiatan pengecekan dan pemantauan rutin ini dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan SPPG. 


“Diharapkan dengan adanya pengecekan awal dan pemantauan berkelanjutan, SPPG Polres Magetan 2 siap memberikan menu bergizi, sehat dan aman untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak di wilayah Poncol dan sekitarnya,” tuturnya.


Kegiatan ini juga menjadi bentuk perhatian Polres Magetan Polda Jatim bersama Yayasan Kemala Bhayangkari dalam mendukung program makan bergizi (MBG) presiden Prabowo yang sehat dan aman. 


Dengan adanya sinergi antara tim Dokkes, pengelola SPPG, dan pihak sekolah, diharapkan program penyediaan makanan bergizi (MBG) dapat berjalan optimal dan berkelanjutan di Kabupaten Magetan. (*)

*Polda Jatim Ungkap Sindikat Pencurian Bersenjata di Minimarket Lintas Provinsi*


SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap sindikat pencurian bersenjata yang beraksi di sejumlah minimarket di wilayah Jawa Timur. 


Aksi para pelaku itu terjadi di Empat lokasi berbeda, yakni Kabupaten Magetan, Nganjuk, Lamongan, dan Tuban.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan kolaboratif antara tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan jajaran Polres setempat. 


Dari hasil penyelidikan, Polisi mengidentifikasi Empat tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh kelompok pelaku yang kini sebagian telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.


“Kasus ini melibatkan empat laporan polisi di empat wilayah berbeda. Para pelaku beraksi di minimarket di Kabupaten Magetan, Lamongan, Nganjuk, dan Tuban. Dua orang telah berhasil kami amankan, sementara dua lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO),” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat Konferensi pers, Kamis (6/11/2025).


Menurutnya, aksi pertama terjadi pada 4 September 2025 di minimarket di Jalan Raya Solo, Maospati, Kabupaten Magetan, dan di hari yang sama pelaku juga beraksi di Desa Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. 


Dua hari kemudian, pada 7 September 2025, kelompok ini kembali beraksi di Jalan Raya Babat, Kabupaten Lamongan, dan terakhir pada 8 September 2025 di Jalan Mata Dinata, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.


Dari hasil penyelidikan, modus operandi para pelaku adalah dengan cara masuk ke dalam minimarket pada jam sepi dan mengancam pegawai menggunakan senjata api rakitan jenis pen gun serta dua bilah golok. 


Setelah mengancam karyawan, pelaku mengambil uang dari laci kasir dan brankas, serta rokok dalam jumlah besar, kemudian hasil kejahatan dibagi-bagikan di antara mereka.


“Para tersangka ini menggunakan satu unit mobil sewaan untuk berpindah dari satu TKP ke TKP lainnya. Bahkan dalam satu hari mereka bisa melakukan dua hingga tiga aksi pencurian. Ini merupakan kelompok lintas provinsi yang juga beraksi di wilayah Jawa Tengah,” tambah Kombes Abast.


Dua tersangka yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial SD alias Ameng (43), warga Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dan HK (34), warga Kelurahan Bintoro, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Sedangkan dua pelaku lainnya, I dan T, masih dalam pengejaran.


Barang bukti yang diamankan Polisi di antaranya satu unit mobil, dua bilah golok, dua tas, dua lakban merah, satu BPKB.


Sementara itu senjata api rakitan jenis pen gun yang digunakan dalam aksi kejahatan sebelumnya telah dibuang oleh tersangka.


Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan bahwa salah satu pelaku memiliki kemampuan merakit senjata api secara otodidak. 


“Senjata pen gun itu dirakit sendiri oleh pelaku. Ia belajar secara otodidak dari rekan-rekannya sesama narapidana. Pelaku ini memang sudah berulang kali keluar masuk lapas, total empat kali,” ujar AKBP Jumhur.


Ia menambahkan, kelompok ini dikenal sebagai kelompok asal Jawa Barat, dengan anggota berasal dari wilayah Depok, Serengseng Sawah, dan Bogor. 


“Mereka biasanya menyasar minimarket seperti Alfamart dan Indomaret. Aksi dilakukan ketika situasi sepi, biasanya tersisa dua pegawai saja di dalam toko,” jelasnya.


Dari pengakuan pelaku, setiap aksi pencurian menghasilkan antara Rp20 juta hingga Rp40 juta, belum termasuk hasil penjualan rokok curian. 


Selain di Jawa Timur, kelompok ini juga diketahui melakukan Dua aksi serupa di Rembang, Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Lasem.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


“Polda Jatim terus memburu dua pelaku lainnya yang masih DPO. Kami juga mengimbau masyarakat dan pengelola minimarket untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (*)

Polantas Menyapa, Wujud Pelayanan Humanis Satlantas Polres Madiun Kota


 

Madiun – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berlandaskan empati dan kehangatan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota menggelar kegiatan “Polantas Menyapa” pada hari ini, Jumat (7/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi semangat Polri Presisi — Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan, yang terus digaungkan oleh jajaran kepolisian.


Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Madiun Kota tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara dan prosedur pelayanan, khususnya dalam penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM), tetapi juga membuka ruang dialog secara langsung. Petugas mendengarkan keluhan, saran, dan masukan dari para pemohon SIM agar pelayanan ke depan semakin baik dan sesuai dengan harapan masyarakat.


Banyak pemohon SIM yang merasa senang dan terbantu dengan adanya pendekatan yang lebih humanis ini. Mereka mengaku lebih percaya diri untuk bertanya dan memahami proses pembuatan SIM tanpa merasa canggung. Suasana ramah dan komunikatif membuat kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota AKP Nanang Cahyono, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Satlantas dalam memberikan pelayanan terbaik.


“Kami akan terus berupaya dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dengan mengedepankan empati, keterbukaan, serta profesionalisme,” ujar AKP Nanang.


Melalui “Polantas Menyapa”, Polres Madiun Kota berharap masyarakat semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas sekaligus merasa nyaman dan percaya terhadap pelayanan publik yang diberikan oleh kepolisian.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak hanya tentang administrasi, tetapi juga tentang membangun kedekatan dan kepercayaan antara polisi dan masyarakat

Rabu, 05 November 2025

POLANTAS MENYAPA: POLRES MADIUN KOTA TINGKATKAN PELAYANAN HUMANIS BAGI WAJIB PAJAK


Madiun, Kamis (06/11/2025) — Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota melaksanakan kegiatan “Polantas Menyapa” pada hari ini, Kamis 6 November 2025.


Kegiatan yang berlangsung di area pelayanan cek fisik kendaraan bermotor tersebut dihadiri langsung oleh personel Satlantas Polres Madiun Kota yang berinteraksi dengan masyarakat, khususnya para wajib pajak yang tengah melakukan proses administrasi kendaraan.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono S.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan wujud komitmen Polri dalam mewujudkan konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). 


Melalui kegiatan ini, jajaran lalu lintas diharapkan mampu memberikan pelayanan yang humanis, ramah, dan cepat kepada masyarakat.

“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan hanya dalam aspek administrasi, tetapi juga dalam membangun komunikasi dan kedekatan emosional. Dengan begitu, masyarakat merasa lebih nyaman dan percaya terhadap kinerja Polantas,” ujar Kasat Lantas.


Selain memberikan pelayanan cek fisik kendaraan, petugas juga melakukan edukasi tertib berlalu lintas serta mengingatkan masyarakat untuk selalu taat membayar pajak kendaraan tepat waktu.


Kegiatan Polantas Menyapa ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir. Banyak wajib pajak yang merasa senang dengan pendekatan humanis para petugas, yang tidak hanya sigap melayani, tetapi juga ramah dan komunikatif.


Dengan semangat Presisi dan Humanis, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata Polres Madiun Kota dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Minggu, 02 November 2025

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Wujudkan Pelayanan Prima bagi Masyarakat


 


Madiun, 3 November 2025 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan “Polantas Menyapa” sebagai wujud nyata pelayanan prima kepada masyarakat. Kegiatan kali ini dilaksanakan pada Senin, 3 November 2025, dengan melibatkan personel Satlantas Polres Madiun Kota Aiptu Siswanto.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Siswanto melaksanakan pelayanan cek fisik kendaraan serta pemeriksaan proses perpanjangan lima tahunan kendaraan roda dua (R2). Pelayanan ini diberikan secara langsung kepada masyarakat yang datang ke ruang SATPAS Satlantas Polres Madiun Kota, dengan tujuan mempermudah dan mempercepat proses administrasi kendaraan bermotor.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dari program Polantas Menyapa, di mana anggota Satlantas tidak hanya memberikan pelayanan administratif, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya melakukan pengecekan fisik kendaraan secara berkala dan mematuhi ketentuan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satlantas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti Polantas Menyapa, kami ingin menghadirkan polisi lalu lintas yang lebih dekat, responsif, dan siap membantu masyarakat dalam setiap kebutuhan pelayanan,” tegas AKP Nanang.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan dan kedekatan antara masyarakat dengan Polri, khususnya di bidang pelayanan lalu lintas. 

Dengan pelayanan yang cepat, ramah, dan transparan, diharapkan masyarakat merasa nyaman serta termotivasi untuk tertib dalam berlalu lintas.

Satlantas Polres Madiun Kota berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan terbaik, sejalan dengan semangat Presisi Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

 *Polresta Sidoarjo Cetak Prestasi Nasional, Layanan SIM Keliling 24 Jam Nonstop Sabet Rekor MURI* SIDOARJO - Inovasi pelayanan publik yang ...