Kamis, 04 Juni 2026

POLANTAS MENYAPA: PENYERAHAN SIM SECARA HUMANIS DISERTAI EDUKASI KESELAMATAN BERKENDARA


 

Madiun, Jumat 5 Juni 2026 — Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan *Polantas Menyapa* sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Pada kegiatan kali ini, petugas menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh tahapan dan persyaratan dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, ramah, dan profesional.


Dalam suasana yang penuh keakraban, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyampaikan SIM kepada para pemohon sembari memberikan informasi dan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Pendekatan yang dilakukan secara persuasif dan humanis ini bertujuan untuk meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat serta menciptakan pelayanan publik yang semakin baik.


Selain penyerahan SIM, petugas juga memberikan arahan kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara. Para pemohon diimbau untuk selalu membawa SIM saat berkendara, menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kepemilikan SIM bukan hanya sebagai kelengkapan administrasi, tetapi juga menjadi bukti bahwa pengendara memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam berlalu lintas dengan aman.


“Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami ingin memberikan pelayanan yang humanis sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dengan selalu mematuhi aturan yang berlaku demi keamanan dan kenyamanan di jalan raya,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas serta mampu menjadi pengguna jalan yang disiplin, bertanggung jawab, dan berbudaya demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Madiun.


 *Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni; Brigjen Pol. Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik* 


Jakarta - Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).


Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.


“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.


Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.


Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.


Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.


Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat.


 *Anak Buruh Tani Jadi Lulusan Terbaik Predikat Cendekia Bintara Kemampuan Brimob di SPN Polda Jatim*



MOJOKERTO – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Lapangan Tribrata Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur pada Kamis pagi (04/06/2026). 


Di atas tanah Bumi Kandung Majapahit, sejarah baru kembali terukir bagi 971 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri dengan kualifikasi kemampuan Brimob Tahun Anggaran 2026. 


Setelah Lima bulan penuh ditempa secara fisik dan mental dalam "Kawah Candradimuka", ratusan pemuda ini resmi menanggalkan status siswa dan melangkah tegap menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).


Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., hadir langsung bertindak sebagai Inspektur Upacara. 


Kehadiran pucuk pimpinan kepolisian di Jawa Timur ini turut didampingi oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Poyce, S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, menegaskan pentingnya momen regenerasi garda depan keamanan negara ini.


Lebih dari sekadar seremonial kelulusan, pelantikan ini menjadi panggung pembuktian bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi keluarga. 


Diantara ratusan Bintara Polri yang dilantik, terdapat salah satunya adalah putra seorang buruh tani yang berhasil meraih nilai akademik tertinggi.


Ia adalah Bripda I Kadek Juniarta Utama (Lahir di Denpasar, 12 Juni 2006), putra dari Wayan Suyasa yang kesehariannya bekerja sebagai buruh harian.


Bripda I Kadek Juniarta Utama dinobatkan sebagai lulusan siswa Terbaik Predikat CENDEKIA yang membuktikan kecerdasannya dengan nilai akhir akademik tertinggi, yakni 82,878.


Bripda Kadek mengungkapkan bahwa cita - citanya menjadi anggota Polri sudah sejak dari kecil.


Meskipun orang tuanya bekerja sebagai buruh harian, ia tidak patah semangat.


"Puji Syukur, cita - cita saya tercapai berkat dukungan orang tua dan seluruh pendidik di SPN Polda Jatim," ungkapnya.


Sementara itu Wayan Suyasa,ayah dari Bripda Kadek mengaku bahwa ia hanya bermodal doa untuk kesuksesan anaknya.


"Kami tidak ada biaya, hanya tekad yang bulat diiringi doa untuk anak kami bisa mencapai cita - citanya sebagai anggota Polri," ungkap Wayan.


Ditemui usai upacara pelantikan, Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agung Setyo Nugroho didampingi Waka SPN AKBP Dody Indra Eka Putra tampak tak dapat menyembunyikan senyum kebanggaannya melihat anak didiknya lulus dengan predikat memuaskan.


Kombes Pol Agung Setyo Nugroho menyampaikan apresiasi sekaligus instruksi moral bagi para bintara yang baru dilantik.


"Kami selaku pendidik dan pengasuh merasa sangat bangga melihat transformasi luar biasa dari 971 bintara remaja ini," ungkapnya.


Ia mengatakan, keberhasilan I Kadek Juniarta yang berasal dari keluarga buruh harian namun mampu menjadi lulusan terbaik akademik, adalah bukti nyata bahwa siapapun yang gigih bisa menjadi yang terbaik. 


"Pesan saya untuk para bintara remaja, jadikan latihan dan ilmu yang diperoleh selama di SPN ini sebagai bekal turun ke masyarakat," pungkasnya. (*)

Rabu, 03 Juni 2026

POLANTAS MENYAPA: PELAYANAN SIM HUMANIS DIIRINGI EDUKASI KESELAMATAN BERKENDARA


 

Madiun, Kamis 4 Juni 2026 — Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan *Polantas Menyapa* dengan agenda memberikan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon secara humanis, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Sejak pagi hari, petugas Satlantas Polres Madiun Kota melayani para pemohon SIM dengan penuh keramahan melalui penerapan budaya senyum, sapa, dan salam. Pelayanan yang diberikan tidak hanya mengedepankan kecepatan dan ketepatan, tetapi juga memastikan setiap pemohon mendapatkan informasi yang jelas terkait prosedur dan persyaratan yang diperlukan.


Selain memberikan pelayanan SIM, petugas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam berkendara. Masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai standar, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* merupakan bentuk komitmen Satlantas Polres Madiun Kota dalam menghadirkan pelayanan yang humanis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.


“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pelayanan yang mudah, nyaman, dan humanis kepada masyarakat. Di samping itu, kami terus mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Dengan adanya kegiatan *Polantas Menyapa*, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya memiliki kelengkapan administrasi berkendara serta selalu menerapkan budaya tertib berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Selasa, 02 Juni 2026


 *Pak Bhabin Penggerak Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jagung di Kota Malang*



MALANG KOTA – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat kelurahan.


Hal itu juga dilakukan oleh Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur yang memaksimalkan fungsi Bhabinkamtibmas menjadi pelopor sekaligus penggerak masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian jagung di wilayah binaannya.


Begitu pula seperti dilaksanakan oleh Aiptu Suwandi, Bhabinkamtimas Kelurahan Buring, Polsek Kedungkandang 

yang tak hanya sambang warga untuk himbauan kamtibmas, namun juga menggelorakan swasembada pangan.


Aiptu Suwandi juga sering membantu pemeliharaan tanaman jagung di lahan pertanian seluas 3.000 meter milik petani setempat.


"Kami ingin warga tani di sini tetap semangat untuk mewujudkan swasembada pagan, makanya kami senantiasa memberikan pendampingan," ungkap Aiptu Suwandi, Rabu (3/6/26).


Selain mendampingi proses budidaya, Aiptu Suwandi juga berperan aktif menggerakkan kolaborasi antar petani agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan. 


Menurut Aiptu Suwandi, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat dari tingkat lokal.


"Kami sebagai mitra petani dalam mendukung program pemerintah, termasuk ketahanan pangan, terus memanfaatkan lahan produktif, sekaligus meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani," pungkas Aiptu Suwandi.


Ia menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan mulai dari tahap penanaman, perawatan hingga menjelang panen.


Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan hasil produksi pertanian di Kelurahan Buring terus meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.


Sementara itu, warga tani setempat mengapresiasi dukungan yang diberikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Buring. 


Menurutnya, kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian memberikan motivasi tersendiri bagi petani untuk terus mengelola lahan secara optimal.


Hasil panen jagung nantinya direncanakan langsung dipasarkan kepada tengkulak dan sebagian akan masuk ke tahap pengeringan sebelum diserap oleh pihak pabrik.


Skema tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus menjaga stabilitas pasokan komoditas jagung di wilayah Malang Raya.


Melalui pendampingan yang konsisten, Aiptu Suwandi menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, tetapi juga menjadi penggerak kolaborasi sosial yang produktif.


Sinergi antara Polri, petani, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata upaya preemtif dalam mendukung ketahanan pangan, memperkuat kemandirian ekonomi warga, serta mewujudkan lingkungan yang aman, sejahtera, dan berdaya saing. (*)


 *Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Turnamen Olahraga Lintas Sektor hingga Pelajar*



MADIUN  - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Polda Jatim menggelar turnamen olahraga bertajuk Kapolres Cup 2026 yang melibatkan unsur Forkopimda, instansi lintas sektor hingga pelajar SLTA se-Kabupaten Madiun.


Kegiatan tersebut diawali dengan pertandingan sepak bola antar instansi yang digelar, Selasa (2/6/2026). 


Selain sepak bola, sejumlah cabang olahraga lain juga dipertandingkan, seperti tenis meja, badminton, hingga esport Mobile Legends.


Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, turnamen tersebut digelar tidak hanya untuk memeriahkan HUT Bhayangkara, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarinstansi di Kabupaten Madiun.


“Hari ini kita menyelenggarakan Kapolres Madiun Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Ada beberapa cabang olahraga seperti sepak bola, tenis meja, badminton, dan esport yang nanti diikuti pelajar SLTA se-Kabupaten Madiun,” ujar AKBP Kemas.


Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mencari bibit-bibit unggul di bidang olahraga sekaligus menanamkan nilai sportivitas.


“Yang kami harapkan tentu kebersamaan, silaturahmi, dan fair play. Selain itu, kita juga ingin mencari bibit-bibit unggul, terutama di cabang sepak bola, tenis meja, badminton, dan esport,” tambahnya.


Untuk cabang esport Mobile Legends dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026 mendatang.


Sementara itu, pertandingan sepak bola pembuka mempertemukan tim Pemerintah Kabupaten Madiun melawan Kodim 0803 Madiun. 


Pertandingan berlangsung meriah dan dimenangkan tim Pemkab Madiun dengan skor 4-2.


Bupati Madiun, Hari Wuryanto turut mengapresiasi inisiatif Polres Madiun Polda Jatim dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. 


Menurutnya, turnamen olahraga menjadi sarana memperkuat soliditas Forkopimda dan menjaga kondusivitas daerah.


“Ini luar biasa, inisiatif dari Pak Kapolres sangat baik. Kebersamaan Forkopimda Kabupaten Madiun memang yang kita inginkan bersama. Mudah-mudahan kita bisa terus menjaga Kabupaten Madiun tetap kondusif dan aman,” ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pertandingan dengan penuh semangat dan kegembiraan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. (*)


 *Polres Probolinggo Gelar Bakti Bersih di Gunung Bromo Usai Yadnya Kasada*



PROBOLINGGO – Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kebersihan kawasan wisata nasional, Polres Probolinggo Polda Jatim menggelar kegiatan bakti bersih di kawasan Gunung Bromo, Selasa (2/6/2026).


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan Bakti Bersih memiliki nilai penting karena dilaksanakan usai kegiatan Yadnya Kasada, tradisi sakral masyarakat Suku Tengger yang setiap tahunnya menarik ribuan warga maupun wisatawan dari berbagai daerah. 


Setelah rangkaian upacara adat berlangsung, aktivitas masyarakat dan pengunjung berpotensi meninggalkan sampah di sejumlah titik kawasan wisata.


"Kita perlukan upaya bersama untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan," ujar AKBP Latif.


Ia menyampaikan bahwa kegiatan bakti bersih di kawasan Gunung Bromo merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


“Bakti bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo, terlebih dilaksanakan setelah perayaan Yadnya Kasada yang melibatkan banyak masyarakat dan wisatawan,” ujar  AKBP Latif.


Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan Bromo merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.


AKBP Latif berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. 


"Gunung Bromo merupakan warisan alam dan budaya yang harus kita jaga bersama agar tetap bersih dan lestari,” tambah AKBP Latif.


Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata.


“Kami ingin terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, termasuk aksi kepedulian terhadap lingkungan seperti bakti bersih di kawasan Gunung Bromo ini,” tegasnya.


Kegiatan bakti bersih tersebut melibatkan personel Polres Probolinggo Polda Jatim bersama berbagai unsur terkait, termasuk masyarakat setempat. 


Para petugas menyisir sejumlah titik di kawasan Gunung Bromo untuk mengumpulkan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan kawasan wisata yang nyaman, bersih, dan lestari.


Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan kelestarian kawasan Gunung Bromo dapat terus terjaga sehingga tetap menjadi destinasi wisata unggulan. (*)

 *Polresta Sidoarjo Cetak Prestasi Nasional, Layanan SIM Keliling 24 Jam Nonstop Sabet Rekor MURI* SIDOARJO - Inovasi pelayanan publik yang ...