Senin, 02 Maret 2026

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas


 

Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan “Polantas Menyapa” pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, petugas menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon yang telah lulus seluruh tahapan ujian teori maupun praktik. Penyerahan dilakukan secara langsung dengan suasana penuh keakraban, mengedepankan senyum, sapa, dan salam sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat.


Kasat Lantas Satlantas Polres Madiun Kota, Nanang Cahyono, menegaskan bahwa SIM bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan bukti kompetensi serta tanggung jawab pengendara dalam berkendara di jalan raya.


“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya menyerahkan SIM kepada pemohon, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya melengkapi kelengkapan berkendara. Setiap pengendara wajib membawa SIM dan STNK, menggunakan helm standar SNI bagi pengendara roda dua, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Selain itu, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara roda empat, serta menghindari penggunaan ponsel saat berkendara demi keselamatan bersama.


Dengan adanya kegiatan “Polantas Menyapa” ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota dapat terus terjaga.


 Pimpin Rakor Lintas Sektoral, Kapolri Tekankan Optimalisasi Pengamanan dan Pelayanan di Ops Ketupat 2026


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pelayanan dan pengamanan Operasi Ketupat tahun 2026. Ia menekankan soal optimalisasi pengamanan dan pelayanan saat pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran. 


"Oleh karena itu, persiapan, pengamanan, harus betul-betul dilaksanakan secara optimal. Begitu juga pelayanan yang diberikan," kata Sigit di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).


Sigit menyebut, dalam arus mudik tahun ini diprediksi arus kendaraan paling banyak berasal dari Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Timur. 


"Sementara lima tujuan terbanyak Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan seterusnya," ujar Sigit. 


Sigit menuturkan untuk memastikan pengaman dan pelayanan selama arus mudik, Polri menggelar operasi ketupat sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret. 


"Dan tagline kali ini adalah 'Mudik Aman dan Keluarga Bahagia'. Tentunya yang kita kedepankan adalah langkah preemtive dan preventif, penegakan hukum, tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan," ucap Sigit. 


Setidaknya, kata Sigit akan dikerahkan 161 ribu personel gabungan dari TNI, Polri, dan seluruh stakeholder dalam pengaman dan pelayanan arus mudik Lebaran. 


"Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik," tutup Sigit.


 Polri Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan 


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.


Hal itu diungkapkan Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). 


"Oleh karena itu, kita tahun ini melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat yang akan kita mulai dari 13 Maret sampai 25 Maret," kata Sigit. 


Sigit memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, 'Mudik Aman dan Keluarga Bahagia'. Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.  


"Tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan," ujar Sigit. 


Sigit juga mengungkapkan, dalam struktur operasi juga sudah dibuat, dan ada sedikit perubahan. Sehingga kemudian Kaopsus yang dipimpin oleh Kakorlantas,  betul-betul bisa mengendalikan seluruh jajaran pada saat harus mengambil satu keputusan-keputusan yang bersifat diskresi. 


Di sisi lain, Sigit menyatakan, dalam operasi ketupat sebanyak 161 ribu personel gabungan dikerahkan untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan masyarakat ketika arus mudik dan balik Lebaran. 


"Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik," tutup Sigit.


 Kapolri Sarankan Metode First Come First In Cegah Penumpukan Arus Mudik di Pelabuhan


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Rapat digelar di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).


Salah satu yang menjadi perhatian dalam pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik adalah wilayah Banten. Wilayah ini nantinya akan menjadi para pemudik dari pulau Jawa menyebrang ke pulau Sumatera.


Sigit menuturkan, rekayasa lalu lintas dan pemanfaatan tiga pelabuhan yang ada akan dilakukan dalam arus mudik dan balik Lebaran 2026.


"Pada situasi hijau di Pelabuhan Merak ada 7 dermaga yang dimanfaatkan, ada jalan kaki, roda 4 penumpang, dan seterusnya. Situasi hijau antrean dalam keadaan normal. Kemudian situasi kuning, antrean kendaraan sampai dengan SPBU Cikuasa Atas. Dan situasi merah manakala antrean kendaraan sampai dengan Gerbang Tol Merak," kata Sigit.


Kemudian untuk di 3 dermaga di wilayah Pelabuhan Ciwandan, kata Sigit, pengaturan juga sama saat situasi hijau, kuning, dan merah. 


Kemudian di Pelabuhan BBJ, khusus untuk truk tangki, truk tronton dan alat berat, pihaknya juga membagi situasi yang sama. Ada situasi hijau pada saat arus lancar, situasi kuning pada saat kendaraan sampai dengan pintu masuk pelabuhan, dan situasi merah pada saat buffer zone di PT SMI dan di Jalan Lingkar sudah tidak bisa menampung.


Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan khususnya pada puncak arus mudik, ia menyarankan menggunakan metode first come first in.


Sebab, lanjutnya, kalau melihat dari kapan para pemudik membeli tiket kapal dan kemudian harus masuk sesuai dengan tanggal yang ada di tiket kapal, akan mengakibatkan terjadinya potensi penumpukan. 


"Jadi di puncak arus mudik, kami mohon izin kepada stakeholder terkait, siapa yang datang duluan dia langsung masuk kapal. Oleh karena itu mohon juga ada kebijakan-kebijakan terkait dengan hal-hal yang menyangkut penyeberangan," ujarnya.


Untuk diketahui, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.


Sigit memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, 'Mudik Aman dan Keluarga Bahagia'. Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.


 *Polres Probolinggo Kota Optimalkan Satkamling Wujudkan Kamtibmas Kondusif*



KOTA PPROBOLINGGO  — Polres Probolinggo Kota Polda Jawa Timur terus memperkuat keamanan lingkungan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah melalui kegiatan pembinaan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling).


Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri mengatakan peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya selama bulan Ramadhan sangat penting.


"Jika masing - masing lingkungan dapat dikendalikan, maka Kota Probolinggo secara umum akan menjadi kondusif," ujarnya, Senin (1/3/26).


Sebelumnya, Kapolres Probplinggo Kota juga telah memberikan pembinaan serta arahan kepada para petugas Satkamling di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.


Ia menegaskan bahwa keberadaan Satkamling menjadi garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan permukiman warga.


Selain memberikan pembinaan, Kapolres Probolinggo Kota juga menyerahkan bantuan senter secara simbolis kepada perwakilan tiga petugas Satkamling di Kelurahan Jrebeng Lor. 


Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan ronda malam serta meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menjaga keamanan lingkungan.


"Sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, terlebih di bulan Ramadhan,” ujar AKBP Rico.


Melalui optimalisasi dan pembinaan Satkamling, Polres Probolinggo Kota berharap sistem keamanan lingkungan dapat berjalan lebih optimal, terorganisir, serta mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat. (*)


 Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan 


JAKARTA - Polri melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah selama dua pekan sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. 


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan telah menyiapkan 2.746 posko untuk memberikan pengamanan hingga pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran. 


Sigit merinci sebanyak 1.624 posko akan difokuskan untuk pengamanan serta sebagai pusat informasi dan pengaturan arus lalu lintas. Ribuan posko ini bakal disiapkan di seluruh Indonesia. 


Sementara, 779 lainnya akan digunakan sebagai posko pelayanan untuk tempat istirahat bagi pengemudi yang kelelahan. Sedangkan 343 posko terpadu akan digunakan sebagai pusat kendali operasi ketupat 2026.


"Yang tentunya di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik," kata Sigit di rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). 


Lebih lanjut, Sigit mengatakan total ada 185.608 objek pengamanan yang menjadi fokus petugas. Mulai dari tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.


"Tentunya perlu ada pelibatan stakeholder terkait untuk bersama-sama memberikan pelayanan di tempat wisata, tempat ibadah, transportasi umum, jalur mudik baik tol maupun arteri, jalur penyeberangan lintas pulau, dan pusat perbelanjaan serta rest area," tutup Sigit.


 Polri Siapkan Rekayasa Lalin One Way hingga Contraflow saat Arus Mudik Lebaran 2026


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa, Polri tetap menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas (lalin) saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. 


Menurut Sigit, strategi rekayasa lalu lintas masih dinilai efektif untuk diterapkan terkait mengurai potensi kemacetan arus lalu lintas akibat peningkatan volume kendaraan saat arus mudik dan balik Idul Fitri. 


"Kemudian tentunya strategi rekayasa lalu lintas juga akan terus kita lakukan berdasarkan pengalaman yang ada," kata Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas terkait kesiapan operasi ketupatan di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). 


Rekayasa lalin yang bakal diterapkan ketika arus mudik dan balik Lebaran 2026 di antaranya adalah One Way, Contraflow, pengaturan di Rest Area, pembatasan kendaraan sumbu tiga. 


"Pemberian imbauan dan peniadaan tilang, delaying system di wilayah penyeberangan, dan pengalihan arus tentunya menjadi rekayasa-rekayasa yang akan kita lakukan," ujar Sigit. 


Di sisi lain, Sigit menekankan, dalam pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran pada tahun lalu, terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah sekira Rp137 Triliun. Diharapkan, tahun ini juga mengalami peningkatan agar terjadinya pertumbuhan perekonomian masyarakat. 


"Tentunya kita harapkan pengamanan operasi ketupat Tahun 2026 ini juga bisa berhasil dengan maksimal, sehingga multiplier effect bagi perekonomian di daerah tentunya juga akan berdampak signifikan,'" tutup Sigit.

 *Polresta Sidoarjo Cetak Prestasi Nasional, Layanan SIM Keliling 24 Jam Nonstop Sabet Rekor MURI* SIDOARJO - Inovasi pelayanan publik yang ...