Rabu, 31 Desember 2025

*Kapolda Jatim Pastikan Malam Pergantian Tahun Aman dan Kondusif*


 

SURABAYA - Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik pengamanan di Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025) malam. 


Pemantauan dilakukan di Pos Pengamanan Bundaran Cito dan Pos Taman Bungkul untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang detik-detik pergantian tahun. 


Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, kegiatan peninjauan yang dilakukan di wilayah Surabaya dan sekitarnya untuk memastikan kegiatan pergantian tahun berjalan dengan lancar. 


Dari hasil peninjauan di dua titik tersebut, Kapolda Jatim memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan tertib dan lancar. 


Pemantauan juga dilakukan melalui CCTV di titik-titik yang sebelumnya diantisipasi rawan kepadatan. 


“Alhamdulillah, dua titik yang kami tinjau berjalan lancar. Begitu juga dari monitor CCTV, seluruh aktivitas terpantau lancar termasuk penyebrangan Ketapang dan jalur tol yang semuanya berjalan kondusif,” kata Irjen Pol Nanang. 


Kapolda Jatim menambahkan, dalam pengamanan malam pergantian tahun ini pihaknya melibatkan sekitar 12 ribu personel gabungan dari Polri, TNI, dan berbagai stakeholder terkait. 


“Kami telah melakukan ploting pengamanan yang melibatkan kurang lebih 12 ribu personel sehingga seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Irjen Pol Nanang. 


Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan maupun menggelar pesta kembang api secara berlebihan, mengingat adanya tiga provinsi di Indonesia yang sedang berduka. 


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan. Keputusan untuk tidak mengadakan pesta kembang api ini diambil sebagai bentuk empati, karena ada tiga provinsi di negara kita yang sedang berduka. Tentunya tidak elok jika kita tidak ikut prihatin,” tuturnya. 


Ia juga mengajak masyarakat mengisi pergantian tahun dengan kegiatan yang sederhana, khidmat, dan penuh makna sebagai bentuk refleksi diri. 


“Silakan melaksanakan kegiatan menjelang akhir tahun 2025 ini dengan sederhana dan khidmat. Maknanya adalah intropeksi, sehingga pada tahun 2026 kita bisa menyongsong hal-hal baru yang lebih baik dalam seluruh progres dan kegiatan ke depan,” pungkas Kapolda Jatim. (*)

*Baharkam Polri Kerahkan K-9 Jaga Keamanan Perayaan Tahun Baru di HI*


 

Jakarta — Korps Sabhara mengerahkan satuan K-9 untuk memperkuat pengamanan malam pergantian Tahun Baru di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Rabu (31/12/2025) malam. Pengamanan dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah tingginya aktivitas masyarakat.


Kanit K-9 Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri IPTU M. Yunus mengatakan, pihaknya menurunkan 10 ekor K-9 dengan total 40 personel dalam pengamanan tersebut.


“Untuk malam ini, K-9 melaksanakan pengamanan malam Tahun Baru di Bundaran HI. Kami menyiapkan 10 K-9 dengan total 40 personel,” kata IPTU M. Yunus di lokasi.


Menurutnya, penempatan K-9 dilakukan secara tersegmentasi di sejumlah titik yang diperkirakan rawan, seiring banyaknya hiburan dan keramaian masyarakat. 


Setiap satu ekor K-9 didampingi dua personel handler untuk memastikan pengamanan berjalan optimal.


“Pengamanan kami bagi per tim dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Fokusnya di titik-titik ramai yang berpotensi rawan,” ujarnya.


IPTU M. Yunus menegaskan, seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya terhadap potensi kejahatan seperti copet di tengah keramaian.


“Hingga patroli berlangsung, belum ada laporan kejadian kriminal yang menonjol. Situasi masih aman dan terkendali,” tutupnya.

Kapolri Turun Langsung ke HI, Cek Pengamanan Tahun Baru hingga Sapa Masyarakat


 


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk mengecek langsung pengamanan personel kepolisian terkait dengan perayaan malam Tahun Baru 2026. 


Sigit langsung turun ke Bundaran HI yang merupakan salah satu titik pusat perayaan Tahun Baru 2026 yang dihadiri banyak masyarakat, khususnya Jakarta dan sekitarnya.  


Di lokasi tersebut, diselenggarakan doa bersama lintas agama, panggung hiburan, dan rangkaian kegiatan lainnya. Personel kepolisian sudah dikerahkan untuk menjamin rasa aman dan nyaman dari warga yang hendak merayakan pergantian tahun. 


Sigit mengecek pos pengamanan yang ada di sekitar HI. Ia juga melakukan pemeriksaan langsung kepada seluruh personel yang bertugas melakukan pengamanan serta pelayanan terhadap masyarakat. 


Tak hanya memastikan keamanan, Sigit juga menyapa dan menyalami langsung masyarakat yang sedang menanti detik-detik pergantian tahun dari 2025 ke 2026. Kehadiran Kapolri turun langsung di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri yang humanis dan tak berjarak dengan seluruh lapisan elemen masyarakat. 


Kemudian, Sigit pun membagikan sejumlah goodie bag untuk masyarakat. Masyarakat antusias menyambut kehadiran dari Sigit di Bundaran HI. Mereka berebut bersalaman hingga foto bersama. 


Sebelumnya, Sigit melakukan monitoring kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2026 se-Indonesia secara virtual di Polda Metro Jaya. Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal sebagaimana instruksi dari Presiden Prabowo Subianto. 


"Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan baik," kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025), malam. 


Sigit memaparkan, terkait pergantian tahun, ada beberapa kegiatan yang memang harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Polri sejak awal berkomitmen menciptakan rasa aman dan memberikan pelayanan optimal untuk seluruh lapisan masyarakat.  


"Kemudian juga ada kegiatan ibadah di beberapa wilayah yang harus kita amankan pada saat acara pergantian akhir tahun. Di sisi lain juga ada kegiatan kunjungan ke tempat wisata termasuk pengumpulan masyarakat di beberapa wilayah terkait pelaksanaaan pergantian tahun, ini semua menjadi bagian kita jaga dan amankan," ujar Sigit. 


Dari hasil monitoringnya, Sigit menegaskan, sebagian besar masyarakat mematuhi imbauan dari Pemda setempat soal tidak merayakan dengan kembang api. Menurut Sigit, di beberapa titik dilaksanakan dengan kegiatan doa bersama, sebagai wujud empati kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Sumatera. 


"Secara umum sebagian besar masyarakat mematuhi tidak melaksanakan kegiatan, khususnya  Pemda terkait dengan penggunaan kembang api pada saat pergantian tahun. Dan banyak yang merayakan doa bersama. Tentunya ini bagian dari empati kita terhadap saudara kita yang ada di Sumatera," tegas Sigit.

Pembunuhan Awal Tahun , Polres Madiun Kota Gerak cepat Olah TKP


 

KOTA MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota bergerak cepat menangani kasus dugaan pembunuhan yang mengakibatkan seorang remaja meninggal dunia di Jalan Jolorante Nomor 8, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, pada Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 02.30 WIB.


Petugas Pamapta III SPKT Polres Madiun Kota bersama anggota piket fungsi segera mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Polisi mengamankan TKP, barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan Satreskrim dan Unit Identifikasi.


Korban diketahui bernama Verind Wibowo Putra (19), seorang pelajar asal Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RS Griya Husada Kota Madiun untuk dilakukan visum et repertum.


Polisi juga telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MRA (16), yang masih berstatus pelajar. Sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan rekan-rekan yang berada di sekitar lokasi, telah dimintai keterangan guna mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. menegaskan bahwa pihaknya menangani perkara ini secara profesional dan transparan.


“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju TKP untuk mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, serta mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Saat ini perkara ditangani oleh Satreskrim Polres Madiun Kota dan masih dalam proses pendalaman,” tegas AKBP Wiwin Junianto.


Kapolres menambahkan, dugaan sementara peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman, namun motif dan kronologi lengkap masih terus diselidiki oleh penyidik.


“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi. Percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian hingga proses hukum berjalan sesuai ketentuan,” tambahnya.


Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Madiun Kota, sementara penyidik terus melengkapi berkas perkara guna memastikan penegakan hukum dilakukan secara adil dan objektif.(hms)*

Polres Madiun Kota All Out Amankan Malam Tahun Baru 2026


 

Kota Madiun – Sebanyak 200 personel Polres Madiun Kota diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan malam pergantian Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025). 




Pengamanan difokuskan pada sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Madiun, Alun-Alun Kota Madiun, serta bantaran Kali Madiun.




Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan pengamanan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Madiun Kota, Kompol Suprapto. 




Dalam apel tersebut, Kabag Ops menekankan pentingnya kesiapsiagaan, sinergi, serta pendekatan humanis kepada masyarakat guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama perayaan malam tahun baru.




Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan pergantian tahun.



“Sebanyak 200 personel kami siagakan dan sebar di titik-titik keramaian untuk memastikan malam pergantian tahun berjalan aman, tertib, dan kondusif.



Kami juga mengedepankan pengamanan secara humanis serta mengimbau masyarakat agar merayakan tahun baru dengan tertib, tidak berlebihan, dan tetap menjaga keselamatan,” ujar Kapolres.




Kapolres juga menambahkan bahwa Polres Madiun Kota akan terus melakukan pemantauan dan patroli secara intensif hingga perayaan malam tahun baru selesai, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Madiun.(hms).

*Polda Jatim Amankan Tersangka Ketiga Kasus Perusakan Rumah Nenek Elina*


 

SURABAYA - Tim Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, kembali menangkap satu tersangka dalam kasus perusakan rumah milik nenek Elina. 


Tersangka berinisial SY diamankan tim penyidik pada Selasa malam, 30 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, penangkapan dilakukan saat tersangka berada di sebuah warung kopi Surabaya. 


“Tadi malam tim penyidik Ditreskrimum Polda Jatim telah menangkap satu orang tersangka lagi yang diduga sebagai pelaku tindak pidana Pasal 170 KUHP terkait perusakan rumah nenek Elina,” ujar Kombes Pol Jules, Rabu (31/12/2025).


Dengan penangkapan SY, total tersangka yang berhasil diamankan oleh Direskrimum Polda Jatim dalam kasus ini menjadi tiga orang. 


Sebelumnya, penyidik telah lebih dulu menangkap tersangka MJ, setelah penangkapan tersangka SAK.


Menurut Kabid Humas Polda Jatim tersangka SY memiliki peran yang sama dengan pelaku lainnya, yakni turut membantu mengeluarkan nenek Elina dari dalam rumah saat peristiwa pengerusakan terjadi.


“Saat ini proses penyidikan masih berjalan dan kami akan menelusuri secara menyeluruh pihak-pihak lain yang terlibat,” jelas Kombes Abast.


Polda Jatim memastikan bahwa identitas para tersangka mengarah pada pelaku yang terekam dalam video viral terkait peristiwa tersebut. 


Kombes Pol Abast mengatakan penyidik akan terus mendalami peran masing-masing tersangka berdasarkan alat bukti yang ada.


“Kurang lebih berdasarkan alat bukti rekaman video, nanti akan kita telusuri lebih jauh terkait peran para tersangka,” tambah Kombes Pol Abast.


Hingga saat ini, penyidik Polda Jatim telah memeriksa delapan orang saksi dalam kasus tersebut.


"Tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka, seiring pendalaman penyidikan," pungkas Kombes Abast.


Dalam kasus ini Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana perusakan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara. (*)

*Kapolda Jatim Resmikan Gedung Naya Agra, Tekankan Peningkatan Layanan ke Masyarakat*


 

SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. meresmikan Gedung Naya Agra Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur bersama 14 fasilitas lainnya di jajaran Polda Jatim, Rabu (31/12/2025).


Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Jatim memperkuat pelayanan publik, meningkatkan profesionalisme penegakan hukum, serta mendukung kesejahteraan personel Polri.


“Pembangunan infrastruktur ini adalah bentuk komitmen Polri untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum yang profesional,” kata Irjen Nanang.


Kapolda Jatim menjelaskan, sepanjang Tahun Anggaran 2025 terdapat 15 proyek pembangunan dan renovasi strategis yang berhasil diselesaikan. 


Proyek tersebut meliputi pembangunan gedung satuan kerja, peningkatan fasilitas pelayanan publik, rumah dinas anggota, hingga fasilitas kesehatan.


Gedung Naya Agra Ditreskrimsus Polda Jatim menjadi salah satu proyek utama yang pembangunannya didukung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Gelora Djaja. 


Selain itu, Polda Jatim juga membangun gedung layanan BPKB dan Satpas di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kenyamanan dan kecepatan pelayanan masyarakat.


Di bidang kesejahteraan dan kesehatan, Polda Jatim melakukan pembangunan rumah dinas di beberapa polres serta peningkatan fasilitas di rumah sakit Bhayangkara, guna menunjang kesiapan personel dan pelayanan kesehatan bagi anggota maupun masyarakat umum.


Irjen Nanang menegaskan, seluruh fasilitas yang telah dibangun harus dibarengi dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan.


“Saya tidak ingin gedung yang sudah bagus tetapi pelayanannya lambat. Semua fasilitas ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Irjen Nanang.


Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, mulai dari jajaran internal Polda Jatim hingga mitra pelaksana, yang telah menyelesaikan proyek tepat waktu.


Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Nanang berharap kehadiran fasilitas baru ini dapat memperkuat implementasi Polri Presisi dan semakin meningkatkan kepercayaan publik.


“Semoga apa yang telah dibangun ini dapat mendukung terwujudnya Polri yang semakin profesional, humanis, dan dicintai masyarakat,” pungkasnya. (*)

Kapolri Tinjau Kesiapan Lokasi Huntap Polri seluas 6,5 Ha di Aceh Tamiang


Aceh - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kesiapan lokasi terkait pembangunan hunian tetap (huntap) oleh Polri untuk masyarakat Aceh Tamiang, yang menjadi korban bencana alam. 


Sigit mengungkapkan bahwa, pihak BPN telah memberikan hibah tanah seluas 6,5 hektare untuk membangun hunian tetap bagi korban terdampak bencana di Aceh Tamiang. 


"Tadi kita pastikan ke BPN beliau akan berikan 6,5 hektare. Mudah-mudahan bisa ada huntap, bisa ada fasumnya," kata Sigit di Aceh Tamiang, Rabu (31/12/2025).


Huntap sendiri, kata Sigit dibangun berdasarkan aspirasi atau keinginan dari masyarakat setempat. Menurut Sigit, setidaknya ada 200 hunian tetap yang bakal dibangun. 


"Kita tanya berapa kebutuhan terkait hunian, huntap ya yang diminta huntap, ada 200 masyarakat, kemungkinan kita akan bangun sekitar 200 huntap supaya bisa segera ditempati masyarakat," ujar Sigit. 


Sigit menegaskan, Polri bakal terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi korban bencana alam di Sumatera. Oleh karenanya, Polri bakal segera melakukan pembangunan hunian jika proses penghibahan telah rampung. 


"Pembangunannya secepatnya, setelah hibah, begitu hibah kita sudah diserahkan kita langsung mulai. Lebih cepat lebih baik," tutup Sigit.

Selasa, 30 Desember 2025

70 Personel Polres Madiun Kota Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Kinerja dan Loyalitas


 

Kota Madiun – Suasana khidmat menyelimuti Halaman Mako Polres Madiun Kota saat digelarnya Upacara Kenaikan Pangkat Golongan Perwira dan Bintara Periode 1 Januari 2026, Senin pagi, pukul 08.00 WIB. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun Kota dan diikuti oleh seluruh jajaran dengan penuh rasa bangga.




Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Madiun Kota, para Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun Kota, seluruh personel Polres Madiun Kota, serta personel Polsek jajaran yang menerima kenaikan pangkat.

Sebanyak 70 personel Polres Madiun Kota resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan kinerja yang telah ditunjukkan. Adapun rincian kenaikan pangkat tersebut meliputi:


Iptu ke AKP sebanyak 15 personel


Ipda ke Iptu sebanyak 6 personel


Aipda ke Aiptu sebanyak 22 personel


Bripka ke Aipda sebanyak 17 personel


Brigpol ke Bripka sebanyak 2 personel


Briptu ke Brigpol sebanyak 5 personel


Bripda ke Briptu sebanyak 3 personel


Dalam amanatnya, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, SIK menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang diberikan secara otomatis, melainkan merupakan bentuk penghargaan dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, disiplin, serta kinerja personel yang dinilai layak dan memenuhi persyaratan.



“Kenaikan pangkat ini hendaknya dijadikan sebagai motivasi untuk semakin meningkatkan profesionalisme, tanggung jawab, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.



Upacara kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh personel Polres Madiun Kota untuk terus berbenah diri, menjaga integritas, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan Polri yang presisi dan dicintai masyarakat.



Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi siraman kembang yang dilakukan oleh Kapolres Madiun Kota kepada personel yang naik pangkat, sebagai simbol rasa syukur dan harapan agar senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas.



Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat serta dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan solidaritas keluarga besar Polres Madiun Kota.(hms).

*Polres Pasuruan Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Pandaan*


 

PASURUAN — Komitmen Polres Pasuruan Polda Jatim dalam memberantas perjudian terus dilakukan.


Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat segala bentuk judi.


“Kami tidak pandang siapa pun yang terlibat perbuatan melanggar hukum termasuk perjudian, akan kami tindak tegas,” ujar  AKBP Dani, Rabu (31/12).


Kapolres Pasuruan menegaskan, apabila suatu aktivitas perjudian masih sempat terjadi, hal tersebut bukan berarti aparat membiarkan.


"Ini bisa disebabkan belum diterimanya informasi oleh kepolisian atau masih dalam proses pengumpulan data dan pelaksanaan penindakan, bukan berarti Polisi diam atau tutup mata," kata AKBP Dani.


Dengan adanya laporan atau temuan di lapangan, kepolisian memastikan akan segera melakukan penertiban dan penegakan hukum.


Sebagaimana yang dilakukan terhadap arena sabung ayam di Desa Mendalan Kecamatan Pandaan beberapa waktu lalu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Polsek Pandaan menertibkan dan membakar arena judi sabung ayam di desa tersebut.


Tindakan tegas tersebut merupakan respons atas laporan masyarakat dan viralnya aktivitas perjudian yang meresahkan warga.


Pembongkaran dan pembakaran arena sabung ayam itu menegaskan komitmen Polres Pasuruan Polda Jatim dalam memberantas segala bentuk perjudian yang melanggar hukum dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas, mengapresiasi peran aktif masyarakat, media, dan warganet yang telah menyampaikan informasi adanya arena perjudian.


Ia juga secara tegas menginstruksikan seluruh jajarannya agar tidak melakukan kompromi dalam bentuk apa pun terhadap praktik perjudian.


“Saya tegaskan kepada seluruh anggota, tidak ada kompromi terhadap perjudian. Setiap laporan masyarakat wajib ditindaklanjuti. Perjudian adalah pelanggaran hukum dan harus diberantas,” tegas AKP Adimas. (*)

Polri Sediakan Ribuan Sarana Penunjang Kelompok Rentan dan Disabilitas Sepanjang 2025


 

Jakarta - Polri menyediakan ribuan sarana dan prasarana penunjang bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas sepanjang tahun 2025. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.


Hal itu disampaikan dalam konferensi pers rilis akhir tahun Polri yang digelar di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Asisten Utama Operasi Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran, mengatakan bahwa Polri secara konsisten membangun dan melengkapi fasilitas ramah disabilitas di berbagai satuan kerja.


“Sebagai bentuk pelayanan inklusif Polri siapkan ribuan fasilitas ramah disabilitas,” kata Fadil.


Fasilitas yang telah disediakan tersebut meliputi ruang ramah anak sebanyak 2.404 unit, ruang ibu menyusui 2.221 unit, serta jalur khusus disabilitas sebanyak 2.926 unit. Selain itu, Polri juga menyiapkan 2.392 unit toilet khusus disabilitas, 2.805 tanda khusus disabilitas, 2.724 kursi roda, serta 2.379 area parkir khusus bagi penyandang disabilitas.


Menurut Fadil, penyediaan sarana dan prasarana tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkeadilan dan setara.


“Guna memastikan kenyamanan seluruh lapisan masyarakat di lingkungan Polri,” ujar Fadil.


Polri berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memberikan kemudahan, rasa aman, serta kenyamanan bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas dalam mengakses layanan kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.

Belasan Ribu Personel Dikerahkan, Polri Kawal Pemulihan Pascabencana di Sumatera


 

Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan belasan ribu personel gabungan untuk membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain personel, berbagai peralatan dan bantuan kemanusiaan turut dikirim guna mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.


Paparan tersebut disampaikan Asisten Utama Operasi Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran, dalam rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Ia menyebutkan, personel Polri disebar di berbagai titik terdampak untuk mendukung seluruh tahapan penanganan bencana.


“Saat bencana melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar di akhir tahun ini, Polri tidak hanya datang dengan pasukan, tapi juga dengan solusi. Kami mengerahkan alat berat, menyalurkan puluhan ton sembako, hingga membangun ratusan sumur bor untuk menjamin akses air bersih bagi pengungsi,” ujar Fadil.

Ia menegaskan, kehadiran Polri tidak berhenti pada fase tanggap darurat semata.


“Polri berkomitmen hadir hingga tahap pemulihan, bukan hanya saat tanggap darurat,” sambungnya.


Lebih lanjut, Fadil merinci kekuatan personel dan volume bantuan yang disalurkan di masing-masing provinsi terdampak. Di Aceh, Polri mengerahkan 11.357 personel dengan total bantuan kemanusiaan mencapai 2.337 ton. Sementara di Sumatera Utara diterjunkan 2.550 personel dengan bantuan 1.236 ton, dan di Sumatera Barat sebanyak 4.538 personel dengan bantuan 871 ton.


Selain itu, Polri juga mengerahkan ratusan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi korban meninggal dunia. Tim kesehatan Polri pun memberikan layanan medis kepada lebih dari 37 ribu warga di wilayah terdampak.


“Kami mengerahkan 1.105 personel dari tim nakes dan DVI untuk membantu identifikasi serta pelayanan medis langsung,” ucap Fadil.

Guna memastikan kelancaran komunikasi di lokasi bencana, Polri turut mendistribusikan 86 unit perangkat Starlink. Teknologi tersebut dinilai krusial dalam mendukung koordinasi lintas sektor di daerah dengan keterbatasan jaringan.


“Kami juga mengerahkan 33 unit kendaraan dapur lapangan yang mampu menyediakan ribuan porsi makanan hangat setiap hari untuk para pengungsi,” tutupnya.


Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir bersama masyarakat, memastikan pemulihan pascabencana berjalan efektif, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Senin, 29 Desember 2025

*Polda Jatim Amankan Dua Tersangka Pengrusakan dan Pengusiran Lansia di Surabaya*


 

SURABAYA - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus kekerasan dan pengusiran paksa seorang nenek berusia 80 tahun ( Elina Widjajanti ) di Dukuh Kuwukan, Sambikerep, Surabaya. 


Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Widyatmoko menerangkan, penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah gelar perkara dan pemeriksaan berbasis scientific crime investigation (SCI).


“Berdasarkan scientific crime investigation, kami menetapkan dua tersangka dan dimungkinkan akan ada tersangka lain setelah pendalaman pemeriksaan,”ujar Kombes Widi di Polda Jatim, Senin (29/12).


Tersangka utama berinisial SAK yang sudah ditangkap petugas pada Senin (29/12/2025) siang.


SAK diduga kuat sebagai otak yang menyuruh sekelompok orang untuk mengusir paksa korban dari kediamannya.


"Saat ini SAK sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Kombes Widi, Senin (29/12).


Kombes Pol Widyatmoko, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengembangan atas kasus yang menimpa warga lansia ini. 


Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, untuk tersangka lain berinisial MY yang sebelumnya dalam pencarian Polisi sudah berhasil diamankan di Polsek Wonokromo oleh tim Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.


"Tersangka MY diamankan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim pada Senin sore sekitar pkl 17.15 wib di Polsek Wonokromo," jelas Kombes Abast.


Kabid Humas Polda Jatim menyampaikan, adanya peluang penambahan tersangka baru seiring dengan berjalannya proses penyidikan dan pengumpulan alat bukti.


Penyidik menjerat kedua tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan atau pengerusakan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum. 


"Atas perbuatannya, para pelaku terancam hukuman pidana penjara minimal 5 tahun 6 bulan," pungkas Kombes Abast. (*)

*Polres Pelabuhan Tanjungperak Larang Nyalakan Kembang Api dan Petasan saat Malam Tahun Baru*


 

TANJUNGPERAK - Menjelang malam pergantian tahun 2026, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim mulai memperketat pengawasan di wilayah hukumnya. 


Langkah preventif diambil guna memastikan situasi tetap kondusif dan aman. 


Salah satunya dengan melarang keras penyalaan kembang api maupun mercon yang dinilai membahayakan keselamatan warga.


Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat juga menginstruksikan pemasangan banner imbauan di titik-titik strategis pada Jumat (26/12). 


AKBP Wahyu mengatakan pemasangan ini bertujuan agar masyarakat memahami aturan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum saat merayakan malam tahun baru.


"Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati malam pergantian tahun dengan rasa aman," kata AKBP Wahyu.


Kapolres Pelabuhan Tanjungperak juga mengatakan penggunaan petasan atau mercon bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga memiliki risiko tinggi memicu kebakaran dan cedera fisik.


Petugas telah memasang banner imbauan di empat lokasi vital, yakni Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Semampir; Jembatan Suroboyo, kawasan Pantai Kenjeran; Taman Suroboyo, Jalan Sukolilo; Jembatan Suramadu, Jalan Kedung Cowek.


Langkah kepolisian ini merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/3788/XII/YAN.2.7/2025 tanggal 24 Desember 2025, yang secara tegas menyatakan tidak mengeluarkan izin atau rekomendasi terkait penggunaan bunga api dan kegiatan keramaian dalam skala tertentu demi keamanan Natal dan Tahun Baru.


Selain itu, kebijakan ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 300/34157/436.8.6/2025 yang diterbitkan pada 16 Desember lalu mengenai peningkatan keamanan, ketentraman, dan toleransi di Kota Pahlawan.


AKBP Wahyu menambahkan bahwa pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan jika ditemukan pelanggaran di lapangan.


"Pemasangan banner ini adalah langkah sosialisasi. Kami berharap masyarakat kooperatif dan saling menjaga kenyamanan lingkungan masing-masing," ujarnya. (*)

*Wakapolri Pimpin Groundbreaking 436 SPPG Serentak, Dukung Program Makan Bergizi Gratis*


Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin pelaksanaan groundbreaking 436 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Bapak Kapolri terhadap program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari Program Astacita Presiden RI.


Groundbreaking dipusatkan di SPPG Polda Metro Jaya, Cengkareng, Jakarta Barat, dan dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya, serta perwakilan kementerian terkait, Senin (29/12/2025).


Komjen Pol Dedi mengatakan, pembangunan SPPG merupakan komitmen Kapolri untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan program makan bergizi gratis melalui penyediaan layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah.


“Hari ini Polri melaksanakan groundbreaking 436 SPPG secara serentak di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari target pembangunan total 1.147 unit SPPG Polri,” katanya kepada wartawan.


Ia merinci, hingga saat ini sebanyak 331 unit SPPG telah beroperasi, 135 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 245 unit dalam tahap pembangunan dengan progres yang beragam. Sementara 436 unit lainnya resmi memasuki tahap pembangunan melalui kegiatan groundbreaking hari ini.


Dari jumlah tersebut, terdapat 26 unit SPPG wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) yang dibangun sebagai bentuk pemerataan layanan gizi. Pembangunan SPPG 3T ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 45 hari dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.


Komjen Pol Dedi menambahkan, keberadaan SPPG Polri memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dari 331 unit yang telah beroperasi, SPPG Polri mampu menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja. Jika seluruh 1.147 unit SPPG Polri telah beroperasi, maka diperkirakan akan melayani sekitar 3,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.


Selain itu, seluruh SPPG Polri diwajibkan memenuhi standar ketat keamanan pangan, mulai dari sertifikasi higienis, halal, uji laboratorium air bersih, hingga pengelolaan limbah.


“SPPG di Polda Metro Jaya ini menjadi salah satu prototipe ideal. Kapasitas produksinya mencapai 3.800 porsi per hari, melayani sekolah-sekolah serta ibu dan anak di sekitar lokasi,” ujarnya.


Menurut Dedi, kehadiran SPPG Polri tidak hanya bertujuan menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM.


“Multiplier effect-nya besar. Selain menyerap tenaga kerja, rantai pasok bahan pangan juga ikut menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya.

*Kapolda Jatim Tinjau Pos Terpadu Pelabuhan Ketapang Pastikan Puncak Nataru Aman Lancar*


 

BANYUWANGI - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs.Nanang Avianto,M.Si meninjau pos terpadu di Pelabuhan ASDP Ketapang Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (29/12/2025). 


Dalam kunjungannya, Kapolda Jatim didampingi pejabat utama Polda Jatim, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, serta unsur Forkopimda dan stakeholder lainnya. 


Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Jatim Irjen  Pol. Nanang Avianto,M.Si.,  menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Jawa Timur selama periode Nataru terpantau aman dan terkendali. 


Arus mudik, arus balik, serta aktivitas masyarakat, termasuk sektor pariwisata, berjalan lancar tanpa gangguan yang berarti.


“Secara umum kondisi arus lalu lintas dan penyeberangan di Jawa Timur berjalan lancar. Namun demikian, kami tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujar Irjen Pol Nanang.


Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., juga menegaskan bahwa kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi intensif dalam pengaturan arus lalu lintas di jalan raya, terminal, pelabuhan, hingga jalur tol.


"Ini mengantisipasi potensi kepadatan serta memastikan kelancaran perjalanan warga masyarakat saat libur Nataru," tambah Irjen Nanang.


Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra menyampaikan peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, kelancaran arus lalu lintas, serta optimalisasi pelayanan penyeberangan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).


Menurutnya Banyuwangi sebagai salah satu wilayah tujuan utama arus mudik, balik, dan wisata di Jawa Timur menjadi perhatian khusus dalam aspek pengamanan dan pelayanan publik.


“Kami bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan hingga masa liburan berakhir," ujar Kombes Rama.


Kapolresta Banyuwangi mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, volume arus mudik dan balik tahun ini relatif terkendali dan cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya. (*)

*Polantas Menyapa Satlantas Polres Madiun Kota, Hadirkan Pelayanan Pajak dengan Program Walk Thru*


Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan *Polantas Menyapa*, yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025, Satlantas Polres Madiun Kota menghadirkan pelayanan langsung kepada wajib pajak kendaraan bermotor dengan mengusung program unggulan *Walk Thru*.


Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses pembayaran pajak kendaraan bermotor, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan nyaman. Dengan sistem *Walk Thru*, wajib pajak cukup berjalan melalui alur pelayanan yang telah disiapkan tanpa harus menunggu lama atau berpindah-pindah loket.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menjelaskan bahwa program *Walk Thru* merupakan terobosan inovatif dan unggulan Satlantas dalam mendukung pelayanan publik yang modern dan humanis.


“Program *Walk Thru* ini kami hadirkan sebagai bentuk inovasi pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, wajib pajak tidak lagi merasa kesulitan atau terbebani dalam proses pembayaran pajak kendaraan. Cukup satu alur, pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Ia menambahkan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* juga menjadi sarana komunikasi langsung antara petugas kepolisian dengan masyarakat, sehingga dapat menerima masukan sekaligus memberikan edukasi terkait tertib berlalu lintas dan kewajiban administrasi kendaraan.


Dengan adanya program unggulan *Walk Thru*, Satlantas Polres Madiun Kota berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Minggu, 28 Desember 2025

Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 Polres Madiun Kota, Laka Lantas di Madiun Kota Naik dan Pelanggaran Turun


 

MADIUN KOTA – Polres Madiun Kota memaparkan capaian kinerja selama periode 2024–2025 dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjunjung transparansi dan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat.


Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas, angka kecelakaan lalu lintas pada 2025 tercatat sebanyak 370 kejadian, naik 1,65 persen dibandingkan 2024 yang berjumlah 364 kejadian. Jumlah korban meninggal dunia meningkat dari 29 orang menjadi 36 orang, sementara korban luka berat tercatat 4 orang dan luka ringan 458 orang.


Meski jumlah kecelakaan meningkat, kerugian materiil justru mengalami penurunan dari Rp362,800,000,- pada 2024 menjadi Rp311,650,000- pada 2025. Di sisi lain, penegakan hukum menunjukkan tren positif dengan turunnya pelanggaran lalu lintas dari 22.697 kasus menjadi 21.125 kasus, atau turun sekitar 7 persen.



Profil korban kecelakaan dan pelanggar lalu lintas masih didominasi oleh kalangan karyawan/swasta, disusul pelajar dan mahasiswa. Dari sisi usia, kelompok 16–21 tahun dan 22–30 tahun masih mendominasi, meski secara keseluruhan jumlah korban kecelakaan menurun dari 839 orang menjadi 788 orang.



Sepeda motor tetap menjadi kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan dan pelanggaran. Jumlah kecelakaan sepeda motor naik dari 541 unit menjadi 556 unit, sementara pelanggaran menurun 13 persen. 



Jenis kecelakaan yang paling sering terjadi adalah tabrakan depan-belakang dan depan-samping, dengan kecelakaan tunggal melonjak signifikan dari 19 menjadi 31 kejadian.



Sementara itu, situasi kamtibmas secara umum relatif terkendali. Total perkara kriminal pada 2025 tercatat 137 kasus dengan tingkat penyelesaian 101,5 persen.



Satresnarkoba mencatat penurunan jumlah kasus, meski pengungkapan terhadap jaringan pengedar mengalami peningkatan, sedangkan pelanggaran lalu lintas yang disertai penyitaan SIM dan STNK menurun hingga 14 persen.



Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. menegaskan bahwa kenaikan angka kecelakaan menjadi perhatian serius jajarannya.



 “Peningkatan kecelakaan lalu lintas menjadi evaluasi penting bagi kami. Polres Madiun Kota akan terus mengintensifkan upaya preventif, preemtif, serta penegakan hukum secara humanis. 



Kami juga mengapresiasi menurunnya pelanggaran sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat,” tegasnya.



Selain sektor lalu lintas, Polres Madiun Kota juga mencatat capaian pada fungsi pendukung lainnya. Pada Satuan Samapta, penanganan tindak pidana ringan (tipiring) mengalami peningkatan dari 329 kasus pada 2024 menjadi 397 kasus pada 2025.



Sementara itu, peredaran minuman keras berhasil ditekan, dengan barang bukti yang diamankan menurun dibandingkan tahun sebelumnya.




Konferensi pers akhir tahun ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta Surat Telegram Kapolda Jawa Timur terkait pelaksanaan rilis akhir tahun dengan No Pol ST/1592/XII/HUM.1.2./2025 22 Desember 2025.



Menutup konferensi akhir tahun, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel, masyarakat, Forkopimda, stakeholder, dan media atas dukungan selama 2025.Senin (29/12/2025).



Kapolres berharap partisipasi aktif masyarakat terus meningkat dalam mendukung terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah Kota Madiun.(HMS).

*Polda Jatim Imbau Masyarakat Tidak Konvoi pada Malam Pergantian Tahun*


 

SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur memberikan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan saat merayakan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026. 


Larangan ini dikeluarkan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengimbau agar perayaan tahun baru dilaksanakan dengan sederhana untuk menghindari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Kombes Pol Abast menegaskan, masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun dapat melakukannya di wilayah setempat, tanpa harus konvoi apa lagi menggunakan kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.


"Polda Jatim meminta warga Jawa Timur merayakan pergantian tahun baru di lingkungan masing-masing tanpa perlu melakukan konvoi lintas kabupaten atau kota," tegas Kombes Abast, Senin (29/12).


Kabid Humas Polda Jatim menyatakan kebijakan tersebut bertujuan menghindari kepadatan lalu lintas dan meminimalisir potensi kecelakaan serta gangguan keamanan.


"Petugas akan melakukan pemeriksaan di jalan-jalan yang telah dipetakan memiliki tingkat kerawanan tinggi, " tambah Kombes Pol Abast.


Mantan Kabid Humas Polda Jabar itu juga meminta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mematuhi himbauan larangan konvoi demi keselamatan dan keamanan bersama. 


"Masyarakat yang menemukan gangguan keamanan, tindakan mencurigakan, atau membutuhkan kehadiran anggota Polri dapat segera menghubungi call center 110, tanpa biaya (bebas pulsa) dan beroperasi aktif 24 jam," pungkas Kombes Pol Abast. (*)

*Polri Peduli Pendidikan, Pulihkan Fasilitas Pendidikan di SMA Negeri 1 Tanjung Pura Pascabanjir*


 

Langkat — Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir di SMA Negeri 1 Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini difokuskan pada ruang kelas, halaman sekolah, saluran drainase, serta fasilitas penunjang pendidikan lainnya yang dipenuhi lumpur, sampah, dan sisa material banjir, guna memulihkan kondisi sekolah agar dapat kembali digunakan oleh para siswa dan tenaga pendidik.


Kegiatan pembersihan melibatkan personel Brimob Polda Sumut yang dibagi ke beberapa kelompok kerja. Personel secara gotong royong membersihkan ruang kelas, kantor guru, halaman, hingga saluran drainase, dibantu peralatan kebersihan dan perlengkapan pendukung lainnya.


Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana dan wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan.


“Polri hadir tidak hanya dalam penanganan bencana secara fisik, tetapi juga peduli terhadap pemulihan sarana pendidikan. Sekolah merupakan aset penting dalam mencetak generasi penerus bangsa, sehingga Brimob Polda Sumut dengan cepat melaksanakan pembersihan agar proses belajar mengajar dapat berjalan normal kembali,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.


Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan pascabencana, memastikan warga, termasuk pelajar, dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.


Melalui aksi cepat dan gotong royong personel Brimob, diharapkan SMA Negeri 1 Tanjung Pura segera pulih dan dapat kembali beroperasi secara optimal sebagai tempat belajar mengajar, sekaligus menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana alam.

*Trauma Healing Polri, Dukungan Psikologis bagi Anak Korban Banjir Bandang di Padang Pariaman*


 

Padang Pariaman — Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikologis korban bencana alam, anggota Bidang Psikologi SDM Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing bagi anak-anak korban banjir bandang di Desa Huntara, Kelurahan Pasie Laweh, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/12/2025).


Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengurangi trauma, rasa takut, dan kecemasan yang dialami anak-anak pascabanjir bandang. Dengan pendekatan humanis dan penuh kehangatan, personel Psikologi Polda Sumbar mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti bermain, belajar bersama, bernyanyi, serta permainan kelompok yang dirancang untuk memulihkan kondisi mental dan emosional mereka.


Suasana ceria terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yang sebelumnya tampak pendiam dan cemas mulai berani tersenyum, tertawa, dan berinteraksi aktif dengan para petugas. Metode sederhana namun tepat sasaran ini diharapkan mampu membantu anak-anak kembali merasa aman dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.


Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa pendampingan psikologis bagi anak-anak korban bencana merupakan bagian penting dari penanganan pascabencana yang dilakukan Polri.


“Polri tidak hanya hadir dalam penanganan fisik dan medis pascabencana, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak sebagai kelompok rentan. Melalui kegiatan trauma healing ini, kami berharap anak-anak dapat kembali pulih secara mental dan emosional,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.


Ia menambahkan, kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara menyeluruh kepada masyarakat terdampak bencana alam.


Kehadiran personel Psikologi Polda Sumatera Barat di tengah anak-anak korban banjir bandang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Orang tua berharap kegiatan pendampingan psikologis seperti ini dapat terus dilakukan guna mendukung proses pemulihan anak-anak secara berkelanjutan.


Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka panjang pascabencana alam di wilayah Sumatera Barat.

*Polantas Menyapa: Humanis, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Edukasi Administrasi Berkendara*


 

Madiun Kota – Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan *Polantas Menyapa* pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi dan tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas secara langsung menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon. Tidak hanya itu, petugas juga memberikan arahan dan edukasi terkait pentingnya kelengkapan administrasi berkendara, seperti membawa SIM dan STNK saat berkendara di jalan raya.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* merupakan sarana untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa administrasi berkendara bukan sekadar formalitas, namun bagian dari keselamatan dan kepatuhan hukum di jalan. Dengan kelengkapan surat-surat, diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan dilakukan secara humanis dan profesional agar masyarakat merasa nyaman serta terbantu dalam pengurusan SIM.


Masyarakat yang menerima SIM mengaku senang dengan pelayanan yang ramah dan informatif dari petugas. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin.


Melalui program *Polantas Menyapa*, Satlantas Polres Madiun Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta membangun budaya tertib berlalu lintas demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Madiun.

Penemuan Jenazah Lansia , Polres Madiun Kota Gerak Cepat Amankan Lokasi


 

KOTA MADIUN – Warga Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, digemparkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Minggu (28/12/2025) pagi.


Korban diketahui bernama Inting Subagyo Agus Widodo (71), seorang pensiunan yang tinggal di rumah Jalan Jaya Nomor 17B, Kelurahan Klegen. Jenazah korban pertama kali diketahui warga setelah mencium bau menyengat yang berasal dari dalam rumah korban.


Kapolsek Kartoharjo bersama tim Inafis Satreskrim dan Dokkes Polres Madiun Kota segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan sekitar pukul 09.00 WIB. Saat dilakukan pengecekan melalui ventilasi kamar, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh telah membusuk dan dikerumuni belatung.

Berdasarkan keterangan para saksi, bau menyengat awalnya dikira berasal dari bangkai hewan. 


Namun setelah ditelusuri bersama warga, sumber bau diketahui berasal dari salah satu kamar di rumah korban yang dalam kondisi terkunci dari dalam.


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. memastikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


“Hasil olah TKP dan pemeriksaan medis luar menunjukkan tidak adanya tanda kekerasan maupun penganiayaan. Rumah korban juga dalam kondisi terkunci rapi tanpa kerusakan. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena faktor usia dan kemungkinan sakit,” jelas AKBP Wiwin Junianto.


Ia menambahkan, pihak keluarga korban telah menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan otopsi.


“Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Proses hukum dihentikan karena tidak ada unsur pidana dan keluarga menerima dengan ikhlas,” imbuhnya.


Diketahui, korban sempat terlihat oleh warga sekitar dalam kondisi pucat beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia. Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Soedono Madiun untuk dilakukan pemeriksaan medis luar.


Polres Madiun Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap warga sekitar, khususnya lansia yang tinggal seorang diri.


“Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika ada warga lanjut usia yang tinggal sendiri dan jarang terlihat, mohon segera dikoordinasikan dengan RT atau pihak terkait,” pungkas Kapolres.

*Sapa Humanis Polwan Polresta Sidoarjo Patroli Dialogis di Terminal Purabaya*


SIDOARJO - Kehadiran Polisi Wanita (Polwan) Polresta Sidoarjo Polda Jatim di Terminal Purabaya, Bungurasih, Kecamatan Waru, memberikan suasana berbeda di tengah aktivitas masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2026. 


Di sela pelaksanaan patroli dan pengamanan, para Polwan tampak melakukan aksi simpatik dan humanis dengan menyapa langsung para penumpang bus.


Beberapa Polwan terlihat mendatangi masyarakat yang tengah duduk di ruang tunggu keberangkatan bus, serta para penumpang yang beristirahat di Pos Pengamanan Operasi Lilin Semeru 2025. 


Dengan senyum ramah dan sapaan hangat, Polwan berinteraksi langsung dengan masyarakat, sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif.


Senior Polwan Polresta Sidoarjo, AKP Nawang Dwi Agustina, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian serta upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas warga saat libur Natal dan Tahun Baru.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman dan kedekatan emosional kepada masyarakat,” ujar AKP Nawang, Sabtu (27/12/2025).


Dengan pendekatan yang humanis tersebut, diharapkan masyarakat merasa lebih aman, tenang, dan terlindungi selama berada di Terminal Purabaya, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025 di wilayah Kabupaten Sidoarjo.


Fadilah, asal Sragen mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan perhatian yang dilakukan Polwan Polresta Sidoarjo. 


"Dengan ramah kami ditanyai akan perjalanan kemana, ditanyakan kondisi kesehatan dan juga diberi bingkisan oleh Polisi," ucapnya. (*)

Wakapolri Tinjau Penyaluran Bantuan Polri untuk Warga Terdampak Bencana di Padang Pariaman


 

Polri menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dalam rangka kunjungan kerja Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Minggu (28/12/2025).


Dalam kegiatan tersebut, Polri menyiapkan sebanyak 200 paket sembako yang berasal dari Gudang Logistik Polda Sumatera Barat. Penyaluran bantuan didukung oleh kekuatan 200 personel gabungan Polda dan Polres dengan menggunakan 100 unit kendaraan roda dua guna menjangkau wilayah-wilayah terdampak.


Distribusi bantuan difokuskan pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan Lubuk Alung. Di Kecamatan Batang Anai, penyaluran dilakukan menggunakan 45 unit kendaraan roda dua yang menyasar Nagari Sungai Buluh Barat dan Sungai Buluh Utara. Sementara di Kecamatan Lubuk Alung, sebanyak 40 unit kendaraan roda dua dikerahkan untuk menyalurkan bantuan ke Kampung Pondok, Nagari Pasie Laweh.


Selama proses penyaluran, tim Polda mendapatkan pendampingan dari 15 unit kendaraan roda dua milik Polres Padang Pariaman guna memastikan distribusi bantuan berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.


Rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan konvoi kemanusiaan terpadu yang melibatkan 100 unit kendaraan roda dua Polda dan Polres, truk logistik dan air bersih, ambulans Biddokkes, alat berat berupa excavator, serta kendaraan pendukung lainnya.


Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/12). menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana dapat terpenuhi.


Ia menambahkan, sinergi antara Polda, Polres, serta unsur terkait menjadi kunci utama dalam menjangkau wilayah terdampak dan memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sabtu, 27 Desember 2025

*Ops Lilin Semeru 2025, Polres Malang Tingkatkan Patroli di 183 Destinasi Wisata*


 

MALANG – Polres Malang Polda Jawa Timur meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah destinasi wisata selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. 


Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan menjelang libur Natal dan Tahun Baru di wilayah Kabupaten Malang.


Patroli difokuskan pada kawasan wisata favorit yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung, mulai dari destinasi alam, pantai, hingga kawasan pegunungan. 


Personel kepolisian disiagakan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.


Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, peningkatan patroli merupakan bagian dari strategi pengamanan terpadu Operasi Lilin guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berlibur.


“Selama Operasi Lilin, Polres Malang meningkatkan patroli di tempat-tempat wisata yang ramai dikunjungi masyarakat, untuk mencegah gangguan kamtibmas serta memastikan aktivitas wisata berjalan aman dan nyaman,” ujar AKP Bambang, Sabtu (27/12/2025).


Menurutnya, patroli dilakukan secara terbuka dan tertutup, termasuk pengawasan terhadap arus pengunjung, kendaraan, serta aktivitas di sekitar lokasi wisata. 


Petugas juga memberikan imbauan langsung kepada wisatawan agar selalu menjaga keselamatan diri dan barang bawaan.


“Petugas juga aktif memberikan imbauan kepada wisatawan untuk mematuhi aturan keselamatan, terutama di lokasi wisata alam yang memiliki potensi risiko,” jelasnya.


Berdasarkan data Polres Malang Polda Jatim wilayah Kabupaten Malang memiliki 183 destinasi wisata yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun. 


Kondisi tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian dalam menyusun pola patroli dan pengamanan.


AKP Bambang menambahkan, selain patroli di kawasan wisata, Polres Malang juga menyiagakan personel di pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Lilin yang tersebar di sejumlah titik strategis. 


Upaya ini dilakukan untuk mempercepat respons kepolisian apabila terjadi situasi darurat.


“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada petugas terdekat atau menghubungi layanan darurat 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian,” pungkasnya. (*)

*Polres Ponorogo Siagakan 1.750 Personel Pengamanan Bumi Reog Berzikir*


PONOROGO – Kepolisian Resor Ponorogo Polda Jatim menyiapkan pengamanan ketat untuk kegiatan Bumi Reog Berdzikir (BRB) yang akan digelar di Alun-alun Ponorogo, Minggu (28/12/2025). 


Sebanyak 1.750 personel gabungan diterjunkan guna memastikan acara berlangsung aman dan kondusif.


Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, dua kompi Brimob, serta didukung pamter, koordinator lapangan (korlap), dan instansi terkait lainnya. 


Pengamanan tidak hanya terfokus di lokasi acara, tetapi juga diperluas hingga pintu-pintu masuk wilayah Ponorogo.


Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa berdasarkan keterangan panitia, kegiatan BRB hanya diperuntukkan bagi masyarakat lokal Ponorogo atau warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo Pusat Madiun.


“Kami mengimbau masyarakat dari luar Ponorogo agar mematuhi ketentuan tersebut. Panitia sudah menyampaikan bahwa kegiatan ini khusus untuk warga Ponorogo,” ujar AKBP Andin usai Apel Gelar Persiapan Pengamanan, di aloon aloon, Sabtu (27/12/2025).


Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Ponorogo Polda Jatim mulai melakukan patroli skala besar serta penyekatan di sejumlah akses masuk kota. 


Penyekatan dilakukan dari berbagai arah, di antaranya jalur Wonogiri, Pacitan, Trenggalek, serta pos Mlilir di perbatasan Ponorogo–Madiun sisi utara.


“Penyekatan juga kita lakukan mulai H -1 kegiatan,” imbuhnya.


Selain itu, Polres Ponorogo Polda Jatim juga berkoordinasi dengan polres-polres sekitar seperti Polres Nganjuk, Madiun Kota dan Kabupaten, Ngawi, Magetan, Pacitan, Tulungagung, hingga Trenggalek untuk memperketat pengawasan di wilayah perbatasan.


“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak pelaksana agar menyampaikan ke seluruh cabang dan ranting bahwa kegiatan ini dikhususkan bagi masyarakat Ponorogo. Jika ditemukan warga luar daerah, akan kami arahkan untuk kembali,” tegasnya.


Dalam skema pengamanan, personel dibagi ke dalam empat ring, dengan ring 1 berada di area Alun-alun Ponorogo sebagai pusat kegiatan, sementara ring 2, 3, dan 4 mencakup wilayah penyangga.


“Di titik-titik tersebut kita libatkan pamter dan korlap. Harapan kami, kegiatan BRB bisa berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkas AKBP Andin. (*)

*Wakapolri Tinjau Pascabencana di Tapanuli Tengah, Fokus Pembukaan Akses dan Bantuan Kemanusiaan*


 

Tapanuli Tengah, 27 Desember 2025 – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo meninjau langsung kondisi pascabencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, guna memastikan percepatan pemulihan serta kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.


Kunjungan tersebut merupakan agenda ketiga setelah sebelumnya Wakapolri melakukan peninjauan di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Dalam kegiatan ini, Wakapolri didampingi Bupati Tapanuli Tengah serta jajaran Polda setempat.


“Hari ini merupakan agenda ketiga. Sejak pagi hingga siang kami meninjau Aceh Utara dan Aceh Tamiang, dan hari ini kami berada di Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujar Wakapolri.


Ia menjelaskan, fokus utama penanganan pascabencana adalah percepatan pembukaan akses wilayah terdampak melalui pengerahan alat berat. Menurutnya, terbukanya akses akan memperlancar distribusi logistik dan bantuan kemanusiaan.


“Alat berat menjadi fokus utama kami untuk membuka akses. Jika akses terbuka, jalur logistik akan semakin lancar,” katanya.


Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Wakapolri menilai dampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah tergolong cukup berat dan masih membutuhkan penguatan bantuan, khususnya menjelang bulan Ramadan.


Sebagai tindak lanjut, Polri menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di lima kecamatan terdampak. Selain itu, bantuan air bersih juga didistribusikan ke 15 titik yang mencakup lokasi pengungsian, tempat ibadah, serta perkantoran.


“Bantuan air bersih sangat dibutuhkan masyarakat dan kami salurkan ke pengungsian, tempat ibadah, hingga kantor pelayanan,” ujar Wakapolri.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri juga menyoroti keterbatasan sarana operasional akibat bencana. Sejumlah kendaraan dinas dilaporkan rusak dan tidak dapat dioperasikan. Hingga saat ini, masih terdapat enam dusun yang berada dalam kondisi terisolir.


“Masih ada enam dusun yang benar-benar terisolir. Aksesnya hanya bisa dilalui kendaraan trail. Sebelumnya distribusi bantuan dilakukan melalui udara,” jelasnya.


Untuk membuka keterisolasian tersebut, Polri mengerahkan lima unit ekskavator guna membuka akses jalan serta memperbaiki jembatan yang rusak, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan jajaran kepolisian setempat.


Terkait pengamanan dan percepatan pemulihan pascabencana, Wakapolri menyampaikan bahwa saat ini terdapat 150 personel Brimob yang bertugas di lokasi. Namun demikian, Polri telah menyiapkan total 1.500 personel yang siap digerakkan apabila diperlukan.


“Jika masih dibutuhkan, personel akan kami tambahkan untuk mempercepat proses normalisasi pascabencana,” pungkas Wakapolri.

*Polda Jatim Sampaikan Update Arus Lalu Lintas Hari Ketujuh Operasi Lilin Semeru 2025*


 

SURABAYA – Polda Jawa Timur menyampaikan update arus lalu lintas kendaraan di ruas tol wilayah Jawa Timur pada hari ketujuh pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025, dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). 


Berdasarkan data yang dihimpun selama periode Jum'at–Sabtu, 26 - 27 Desember 2025, pukul 06.00 WIB hingga 06.00 WIB, terpantau volume kendaraan di sejumlah gerbang tol (GT) utama mengalami peningkatan namun masih terkelola dengan baik. 


Adapun data arus lalu lintas di tol wilayah Jawa Timur sebagai berikut:

1. GT Tandes Barat

   Masuk  : 18.790

   Keluar  :  18.892 


2. GT Kejapanan

   Masuk  : 30.404

   Keluar  : 29.213 


3. GT Waru Gunung

   Masuk  : 23.716

   Keluar  : 24.512 


4. GT Singosari

   Masuk  : 16.089

   Keluar  : 17.673 


5. GT Malang

   Masuk  : 6.464

   Keluar  : 7.668 


6. GT Tongas

   Masuk  : 1.611

   Keluar  : 1.140 


7. GT Probolinggo Barat

   Masuk  : 2.538

   Keluar  : 2.827 


8. GT Probolinggo Timur

   Masuk  : 5.671

   Keluar  : 5.663 


9. GT Gending

   Masuk  : 3.523

   Keluar  : 4.129 


10. GT Kraksaan (fungsional, dibuka s/d pukul 16.00 Wib)

   Masuk  : 1.174

   Keluar  : 979 


11. GT Paiton (fungsional, dibuka s/d pukul 16.00 Wib)

   Masuk  : 2.586

   Keluar  : 3.616 


12. GT Ngawi

   Masuk  : 3.934

   Keluar  : 3.874 


Sementara itu data penyebrangan kapal dari Ketapang-Gilimanuk sebagai berikut : 


Dari Ketapang menuju Gilimanuk

R2.        : 1.656 Unit

R4.        : 3.148 Unit

BUS.     : 383 Unit

TRUK    : 1.857 Unit

Total penumpang : 29.825 Orang 


Dari Penyeberangan Gilimanuk menuju Ketapang

R2.        : 2.122 Unit

R4.        : 2.349 Unit

BUS.     : 290 Unit

TRUK.   : 2.067 Unit

Total Penumpang : 23.834 Orang 


Kasubsatgas Penmas Operasi Lilin Semeru 2025, Kompol Gandi Darma Yudanto, selaku juru bicara menyampaikan bahwa secara umum kondisi arus lalu lintas di ruas tol Jawa Timur terpantau lancar dan terkendali. 


“Pada hari ketujuh Operasi Lilin Semeru 2025, arus lalu lintas di tol wilayah Jawa Timur masih dalam kondisi aman dan terkendali," ujarnya, Sabtu (27/12).


Ia mengatakan personel di lapangan terus melakukan pengaturan, pemantauan, serta rekayasa lalu lintas apabila diperlukan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. 


Kompol Gandi juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh selama libur Nataru. 


Polda Jawa Timur menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan arus kendaraan hingga berakhirnya Operasi Lilin Semeru 2025, demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (*)

Polri Salurkan Bantuan dan Kerahkan Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Banjir di Aceh Utara


 

Polri bergerak cepat menindaklanjuti dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara. Atas arahan langsung Kapolri, jajaran Polri turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi terdampak dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.


Dalam kunjungan on the spot bersama Kapolda Aceh, Bupati Aceh Utara, dan Kapolres Aceh Utara, Polri memutuskan mendistribusikan berbagai bantuan logistik, alat berat, hingga dukungan operasional kepolisian di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan.


“Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung ngecek di lapangan. Dari evaluasi satu bulan ini, ada beberapa kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” ujar perwakilan Polri saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (27/12).


Sebagai langkah awal, Polri menyalurkan paket sembako yang didistribusikan langsung oleh Bhabinkamtibmas ke masyarakat terdampak. Selain itu, tujuh unit alat berat, terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck, dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.


“Fokus kita hari ini di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena itu kunci percepatan pemulihan,” tegasnya.


Tak hanya itu, Polri juga menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang masih kesulitan akses air, sembari mendorong pembangunan air bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah seperti seperangkat alat salat dan karpet musala turut disiapkan untuk masyarakat terdampak.


Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas mengalami kerusakan berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.


“Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.


Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.


“Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” jelasnya.


Selain itu, sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.


Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.


“Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.


Dalam rangka memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri juga mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, masing-masing 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.


Selain Aceh Utara, Polri juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.


“Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota sudah hampir tidak ada. Kita kirim alat tidur, kelambu, selimut, hingga 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujarnya.


Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan.


“Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” pungkasnya.

Puncak Arus Mudik Nataru Terjadi 24 Desember, Fatalitas Kecelakaan Turun 23,23 Persen


Bekasi – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mengalami penurunan signifikan. 


Penurunan korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tercatat mencapai 23,23 persen. “Hasil evaluasi sore ini, alhamdulillah kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia mengalami penurunan sebesar 23,23 persen,” ujar Irjen Pol Agus kepada wartawan di Command Center KM 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (26/12/2025).


Meski demikian, Korlantas Polri terus mengintensifkan berbagai upaya untuk menekan angka kecelakaan. Salah satunya melalui penegakan hukum terhadap kendaraan sumbu tiga atau truk besar yang melanggar ketentuan selama masa libur Nataru. “Kami akan melakukan penegakan hukum, baik berupa tilang, teguran, maupun mengeluarkan kendaraan dari jalan tol. Kendaraan sumbu tiga hanya diperbolehkan melintas di jalan arteri mulai pukul 17.00 hingga dini hari sampai pagi,” jelasnya.


Irjen Pol Agus juga mengimbau para pengusaha angkutan barang agar menginstruksikan para pengemudi truk besar untuk mematuhi pembatasan tersebut dan tidak melintas di jalan tol selama kebijakan diberlakukan. “Saya mengimbau kepada para pengusaha demi keselamatan dan kelancaran bersama. Operasi Natal dan Tahun Baru ini merupakan operasi kemanusiaan,” ungkapnya.


Selain mengevaluasi kecelakaan lalu lintas, Kakorlantas Polri turut memaparkan perkembangan arus mudik Nataru. Hingga Jumat (26/12), tercatat sekitar 1,36 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta. 


Jumlah tersebut setara dengan 47 persen dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju Trans Jawa dan Sumatra. “Puncak arus mudik terjadi pada tanggal 24 Desember. Dari proyeksi 2,9 juta kendaraan, hingga saat ini sudah 47 persen meninggalkan Jakarta,” ujarnya.


Ia mengakui sempat terjadi kepadatan di sejumlah kawasan wisata, seperti Gadog, Malioboro Yogyakarta, serta Karanganyar, Jawa Tengah. Namun, kondisi tersebut telah diantisipasi melalui berbagai rekayasa lalu lintas. “Menuju kawasan wisata memang terjadi kepadatan, tetapi jajaran di wilayah sudah melakukan langkah-langkah antisipasi,” katanya.


Irjen Pol Agus juga menyebut adanya perlambatan arus lalu lintas akibat kecelakaan di beberapa ruas tol pada pagi hari. Namun, situasi tersebut telah berhasil diatasi. “Tadi pagi sempat terjadi perlambatan akibat kecelakaan, namun sudah kita antisipasi. Sejak pagi juga telah dilakukan contraflow,” jelasnya.


Terkait arus balik, Irjen Pol Agus memprediksi puncaknya akan bergeser ke 4 Januari 2026. Pergeseran ini dipengaruhi oleh kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah. ”Dengan adanya kebijakan WFA, terjadi pergeseran arus balik. Yang semula direncanakan pada 2 Januari, kemungkinan bergeser ke 4 Januari,” ujarnya.


Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas Polri akan melakukan penebalan personel di sejumlah titik strategis. Diperkirakan sekitar 2,8 juta kendaraan akan kembali menuju Jakarta pada masa arus balik.

“Oleh sebab itu, kami melakukan penebalan personel. Proyeksi arus balik mencapai 2,8 juta kendaraan, sehingga harus dipersiapkan dengan matang,” katanya.


Ia menegaskan seluruh pergerakan arus balik dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Sumatra akan dikelola secara terpadu agar tetap aman dan lancar. “Pada arus balik nanti, semua pergerakan akan menuju Jakarta, baik dari Trans Jawa maupun dari Sumatra. Ini harus kita kelola bersama,” ucapnya.


Irjen Pol Agus memastikan Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas, termasuk contraflow dan one way, guna menghadapi puncak arus balik. “Jika arus balik bisa terurai antara tanggal 2 dan 4 Januari tentu lebih ringan. Namun apabila puncaknya terjadi pada 4 Januari, kami sudah siap dengan seluruh skenario,” pungkasnya.

 *Aksi Heroik Satlantas Polres Gresik, Antarkan Pasutri Asal Situbondo yang Ketinggalan Bus Mudik* GRESIK - Deru bus mudik yang kian menjauh...